Apa saja yang terjadi dalam 11 bulan terakhir? dihitung dari terakhir posting blog. -- Z sudah sekolah, TK. Goodbye homeschooling wkwkwk. She looooove her school. Kadang iseng disuruh izin aja nolak. Kalau ga sakit atau cabut gigi dia pantang bolos. Jarak cuman jalan kaki dapat guru pasangan suami istri dengan murid dihitung jari adalah previlage ilahi. - A masih homeschooling, ikut pkbm online yang jadwalnya super flexibel. Tinggal tergantung kitanya disiplin atau engga. Dan dirumah berari bisa atur sendiri, yang penting semua tugas beres. Ide-ide dan quality time sudah jauh merosot. Ngga apa apa. Tapi di proyek semester lalu dia hampir-setiap-hari bikin layangan. Sesering itu dan sebanyak itu layangannya. Yang bisa terbang sebagian kecil, tapi effortnya diluar ekspektasi. - I lost my main ig account. hujannyala dan nyalabila. Tadinya ah palingan diulik dikit bisa balik akunnya. Eh taunya kejer-kerjeran sama orang (yang kayanya iseng) secara live lagi ganti email akun tsb. Dahlah.Lalu...
Mengapa bisa memasak air sampai pancinya gosong? Kemana saja? Mengapa terlalu sibuk sampai bisa tidak fokus begitu? Burnout. Katanya harus ditambah ini itu. Jangan masukan a, b, c, d, e... Sampai nyaris z. Ya sudah tidak usah ditambah apa apa kan? Mereka yang berbicara resep lalu mereka sendiri yang bertengkar. Ya sudah, berhenti dulu masak saja bukan? Air mentah ini ternyata membuat bisa berkontemplasi juga. Bukan soal apa yang ditambahkan dan dikurang. Tapi yang terpenting soal sudut pandang. Tidak ada hitam, atau putih bersih. Semua kelabu. Bahkan semua hologram.
Terlalui untuk ditarik maknanya. Apakah sama bila keputusan lama berbeda? Guratan tapak kaki bisa berbekas, bisa juga tertimbun pasir, atau tertiup usaha. Salah satu lembaran bisa jadi portal waktu. Memori mendownload rasa. Untuk apa menyisir hari hari? Penuh ini membangun diri, bahwa kosong berarti jeda. Hari terbaik adalah hari ini, bukan?
Komentar
Posting Komentar