Langsung ke konten utama

layak

 Sejak dulu, membeli barang bukanlah rekreasi menyenangkan.

Stress, tegang dan membingungkan.

Ia bertanya, ada yang menarik?

Lalu mulailah putaran demi putaran. 

Yang ini terlalu begini, ini suka tapi begitu, dan zonk.

Putaran waktu dulu lebih gila, toko di sebrang km dijelajahi, untungnya dapat.

Kenapa ya?

Untungnya sekarang ada si ijo dan oren, minimal energi capeknya di jempol dan emosi saja.


Setelah frustasi tidak dapat apa-apa.

Teryata memang tidak butuh itu.

Earphone bertahunku sudah tidak layak pakai, dan baru baru ini nyala sebelah.


I'm worthed dapat 1 yang suara bassnya deep dengan warna yang seperti permen.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reka Ulang

  Ini bukan aku. Menulis tanpa ada gambar, biasanya foto/ilustrasi dulu baru kata-kata. Kali ini lain. Tidak ada data, tidak ada ingin mencari, yasudah tanpa gambar. -- Hanya 30 menit sebelum harus segera tidur. Tadinya mau dipakai nonton, tapi lupa bawa earphone, yang ada disini rusak. So here i am. -- Back to 2020.  All my offline journal is about questioning about everything. Full of fear, confused and curiousity. Fakta ini dan itu bersebrangan. Kata yang ini A, kata yang itu Z. Apa-apaan itu? Mana yang benar?  Lalu menemukan banyak sekali kejanggalan, keanehan dan keresahan. Sampai meminta petunjuk-Nya sungguh-sungguh atas issue anu waktu itu.  Allah menunjukan lebih dari itu. Ditarik jauuuuh kebelakang. Tentang pondasi. Bahwa semua perlu di kaji kembali. Bertanya ke dalam. Intuisi. Unlearning, untuk mulai dari awal. -- 2023 Pola yang mirip muncul ke permukaan. Tidak serupa namun ketakutan dan kesedihan melambung tinggi dimana-mana. Apa kalau semua orang merasa h...

biru

 b0m b4li. Mostly apatis, tapi rasanya mulai saat itu ak mulai ertanya tanya karena sepertinya narasi di media ada yang janggal. Dulu ada beberapa orang yang kupercaya, pandangannya berbeda dengan media. Disitulah pertama kali mengenal si golongan 1 pret, yang mengontrol hampir semua aspek. Tapi ternyata jawaban dulu masih permukaan. Ada alasan-alasan lain yang kutau berpuluh-puluh tahun setelahnya. Masih tentang mereka tapi dengan informasi yang lebih mengerikan. Cilok 19 Kembali bertanya-tanya. Kali ini lebih mendalam. Sumber informasi terbuka lebar, justru memilihnya yang harus lihai. Lalu satu pagar pun terbuka. Didalamnya banyak bunga aneh yang belum pernah kuliat. Dan ada perkamen tua yang isinya membolak balikan dunia. Literally, semua aspek. Lalu terjawablah. Tidak cukup ber 'ooh'. Waktu masih baru itu tentu norak sekali, dan kayak orang gila. Terus begitu sampai kutemukan teman lama yang sama-sama membaca perkamen itu. Aku tidak sendiri. Lalu bertemu lagi teman baru ya...

june